Timnas U19 Indonesia menjalankan pertandingan terakhir di penyisihan group tanpa memperolah tambahan point setelah harus menerima kekalahan 1-2 dari U19 Thailand. Lawan kali ini memanglah lawan terberat dari pertandingan pertandingan sebelumnya. Thailand memang salah satu lawan terberat Indonesia dalam cabang olahraga. Entah pada level junir,ataupun pada level senior. Hampir setiap pertandingan sepakbola Indonesia kontra Thailand,bisa dipastikan akan menjadi pertandingan yang ramai. Sebuah pertandingan dengan intensitas serangan dan kecepatan yang luar biasa. 

Walaupun belum bisa menyempurnakan penampilan selama penyisihan group, permainan timnas U19 Indonesia sangat layak diberi apresiasi. Bahkan oleh lawan sekalipun. Kekalahan perdana U19 Indonesia juga sebagai bukti,kualitas mental para pemain muda kita. Tertinggal sejak babak pertama,kekalahan prosentase penguasaan bola,serta seringnya pertahanan terancam oleh tim lawan tidak membuat para pemain gentar. Justru mereka semakin bersemangat dan terpacu untuk memberikan hasil terbaik yang mereka mampu berikan. 

Pada pertandingan kali ini, skil individu pemain, kekompakan pemain,dan total kualitas permainan tim terlihat sangat maksimal. Semangat pantang menyerah yang mereka pertontonkan bahkan kerap memaksa pemain lawan harus melakukan sebuah pelanggaran. Tidak jarang pemain kita memberikan ancaman yang cukup membuat pemain lawan stres. Seperti Sadil Ramdani yang beberapa kali mencoba tendangan supernya ke arah gawang, namun masih sedikit berada diatas mistar gawang lawan. Sampai akhirnya pada pertengahan babak II kita bisa memperkecil kekalahan menjadi 1-2. 

Setelah memperkecil kekalahan,situasi mulai berbalik. Justru timnas U19 yang lebih gencar melakukan serangan, dan timnas U19 Thailand justru lebih merapatkan barisan pertahanan. Pelanggaran demi pelanggaran pun mulai terpaksa harus dilakukan pemain Thailand untuk berusaha menghentikan pemain U19 Indonesia yang dianggap akan membahayakan gawang mereka. 

Sampai peluit panjang dibunyikan wasit,skor masih bertahan 1-2 untuk kemenangan tim U19 Thailand. Melihat semangat juang,mental baja yang dimiliki oleh anak anak u19 Indonesia,ditambah akan masuknya Egy Maulana Vikri kedalam squat U19,ditambah suntikan semangat dari bangku penonton dan juga kiriman doa dari seluruh pecinta sepakbola Indonesia,diharapkan U19 Indonesia akan juga berhasil lolos dari fase per empat final,kemudian berjuang kembali untuk mendapatkan juara piala AFF 2018 ini.